AdSense Page Ads

Tuesday, April 5, 2016

Bahaya Herbalife


#bahayaherbalife

Dua hari ini timeline saya dipenuhi pro kontra Herbalife, yang mana kebanyakan petarungnya adalah rekan-rekan di FK dulu, sesama dokter. Huhuhu seruuu... Eh salah, maksud saya miris. Begitulah nasib pejuang MLM, seperti OST Shrek: "Then I saw your face err compensation plan/now I'm a believer"

Apakah Herbalife aman? Saya nggak baca paper dan bantahan kanan kirinya, tapi berdasarkan pengalaman kerja nyaris setahun bantu registrasi produk di perusahaan MLM, saya berani bilang aman selama dipakai sesuai petunjuk. Kalau memang bisa menyebarkan keracunan yang parah pastinya sudah ada yang protes di Amrik sini dan FDA turun tangan. FDA itu nggak main-main lho. Jangankan soal kandungan didalamnya, tulisan 100% natural saja tidak boleh dipasang di label kalau ada satu saja bahan bakunya yang non-herbal/bukan alami.

Nggak seperti BPOM yang rempong dokumen mesti lengkap dan registrasi sebelum dipasarkan, FDA nggak nge-approve ato ngeregister (apalagi ngeluarin sertifikat) produk. Yang dilakukan FDA adalah post market surveillance plus sidak-sidak dadakan. Yang sebenarnya lebih ngehek, karena kalau barang sudah beredar dan mesti direcall kan rugi bandar ya. Makanya kalau yang sekelas Herbalife dengan gedung yang mentereng di kawasan hip kota Los Angeles mana berani (terlalu) macem-macem. Terakhir mereka ngelobi anggota dewan sini hingga hampir $2,000,000 untuk melawan tuduhan bahwa mereka melakukan pyramid scheme 1). Buat yang nggak tahu, dari Wikipedia: Lobbying (also lobby) is the act of attempting to influence decisions made by officials in a government, most often legislators or members of regulatory agencies. Di Amrik sini mending sebisa mungkin do it the right way, karena konsekuensinya bisa gede banget klo "nakal". Sudah pada dengar kan soal Hulk Hogan yang menang $115juta lebih untuk tuntutan terhadap website yang ngepublish sex tape dia? 2)

Sebelum anda para MLM warrior buru-buru nge-copas dua paragraf di atas dengan judul "HERBALIFE AMAN!!!", ingat ya saya tulis "aman selama dipakai sesuai petunjuk". FDA ngecek kandungan zatnya sesuai limit ato nggak itu tergantung takaran. Misalnya saja kalsium aman diminum sejumlah xx, dan produk mengandung xx kalsium per takaran dengan petunjuk pemakaian 1 kali sehari. Aman dong kalau diminum sesuai petunjuk. Yang masalah kalau di hype dan di lebay-lebaykan sehingga konsumennya minum lebih dari petunjuk pemakaian. Jelas bikin sakit. Masalahnya ini gaya jualan MLM di Asia (Tenggara), termasuk Indonesia dan Filipina: produk dijual seolah obat dewa. Nggak cuma di Asia sih, ada undercover video yang mendokumentasikan orang Amerika Latin disini jual Herbalife dengan bilang bisa menyembuhkan kanker tumor dan bahkan mempercepat kehamilan 3). Jyahhh.

Disini nggak boleh jualan yang overclaim begitu, bisa dijitak FDA (Food and Drug Administration) dan/atau FTC (Federal Trade Commission). Mau gabung Direct Selling Association pun harus ngikutin DSA Code of Ethic 4) yang intinya nggak boleh overclaim fungsi produk atau pendapatan dan harus siap buyback inventory kalo distributor mau udahan. Walau banyak perusahaan MLM yg dari Cina atau pasar utamanya Cina, nggak ada ceritanya gembar-gembor obat dewa atau reward fantastis disana, karena negara Cina itu melarang MLM. Avon sempat kena jitak $135juta disana 5) karena menyogok agar bisa berbisnis disana. Setelah itu business model mereka di Cina diubah agar sesuai dengan aturan disana. Semua ini demi melindungi konsumen ya.

Makanya saya suka miris dan ngelus dada kalau melihat teman-teman FK yang bergelar dokter mempromosikan barang MLM dengan overclaim. Sumpah Hipokrates kalian kemana? Belajar sekian tahun di FK ngapain aja? Produknya nggak masalah ya, you can believe whatever you want. Tapi saat anda mempromosikan dengan lebay atau bahkan membela membabi-buta tanpa berpikir apakah ini baik untuk pasien anda, ini yang tidak benar. Sebagai dokter, anda harusnya tahu lebih banyak dari orang biasa, dan anda harusnya menyadari bahwa endorsement/cuapan anda akan dianggap lebih serius dari punyanya orang lain. Kebayang dong kalau produk itu anda jual layaknya obat dewa? Pasien yang belum tentu perlu atau belum tentu mampu jadi semangat 45 untuk membeli, demi komisi anda. Bukan berarti anda nggak boleh jualan ya. Tapi mbok ya jualan pake integritas, jangan merugikan orang lain. Saya pribadi nggak minum suplemen tapi kalau ada yang tanya tentang suplemen kantor saya saya berani bilang kalau produk kantor saya ok. Bukan karena saya dapat komisi saat jualan atau loyalitas pada kantor, tapi karena saya sudah tahu isi produk tersebut dan menurut saya aman konsumsi. Ini yang namanya integritas. Anda-anda yang jualan udah pada baca paper atau jurnal ilmiah belum untuk tahu lebih dekat keamanan dan khasiat produk yang anda jual?

Bedakan antara meng-endorse jualan MLM dengan meng-endorse obat yang dikirim oleh sales obat. Obat itu sampai boleh beredar prosesnya panjang, perlu penelitian dan clinical trial yang luar biasa lama dan mahal. Uji klinis kan nggak bisa cuma disuruh minum dan diamati sebulan, mesti observasi sampai berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk memastikan tidak ada efek samping yang merugikan. Suplemen, disisi lain, berisi racikan yang kadarnya (harusnya) sudah dianggap aman. Kita minum multivitamin aman-aman saja kan, overdosis juga mungkin nggak keblenger, tapi coba nenggak parasetamol sepuluh kaplet. Nggak ada pula itu ceritanya perusahaan obat sengaja menyembunyikan ramuan rahasia agar biaya obat tetap mahal. Alasan banyak herbal masih belum menjadi obat resmi adalah karena penelitian yang kurang atau memang dianggap kurang berpotensi. Dan kalau anda berani bilang suplemen ABC atau diet XYZ bisa menyembuhkan kanker tumor AIDS memperbaiki keturunan etc anda jelas melakukan disinformasi. Klaim klinis perlu bukti klinis juga. Bahkan dokter pemenang Nobel yang anda bangga-banggakan itu, tahu nggak dia menang Nobel untuk apa? Apa iya dia aktif meneliti semua produk yang ada? 6, 7) Kalau anda saja jualan karena punya kepentingan, apa iya dokter-dokter ini nggak begitu juga? Belum lagi yang main catut nama seperti kasus Nu Skin dan Stanford University 8). Jangan seperti masyarakat awam lah, ngeliat orang pake jas lab putih langsung disangka ilmuwan. Padahal ilmuwan NASA yang mendaratkan roket di komet pakainya baju hawai hehehe 9).

Buat anda yang kontra, jangan cepat terpancing juga. Kadang kita cepet banget ngeklik Share tanpa baca sepenuhnya. Itu paper tahun 2007 dan relawannya berumur 50 tahun keatas. Anda yang ngeshare tanpa baca isi paper ya sama salahnya dengan yang waktu itu ngeshare info YLKI tentang bahaya mi instan padahal itu nyolong dari Quack Doctor/dokter gadungan disini 10). Ingat, jualan obat beginian mah udah ada dari kapan tahu. Sampai sekarang dukun tetap laris kan hihihi. Kalau anda sharing yang judulnya bombastis, pastinya reaksinya bombastis juga. Kalau tujuan menolong orang mungkin bisa ditata sedikit kata-katanya. Bukan melarang (yang sudah pasti ditolak), tapi mengarahkan ke lebih baik (yang mungkin bisa diterima). Ingat teori psikologi, para dokter cantik dan ganteng. Pastinya sulit untuk gak ikut campur, karena saya saja gerah kalau baca suplemen EFG dan HIJ bisa menurunkan berat etc, padahal intinya cuma mengatur pola dan porsi makan. But let them be, asal tidak membahayakan diri mereka sendiri. Sebagai dokter pendapat profesional dan intervensi anda tetap valid kok kalau si pasien terlihat membahayakan dirinya sendiri. Kalau dia mau beli multivitamin MLM seharga Rp 100ribu padahal yang di apotek ada yg sama seharga Rp 10ribu ya itu hak dia, tapi kalau karena beli vitamin Rp 100rb dia jadi ga bisa makan anda tetap boleh dan wajib menginformasikan orang ini. Dokter-dokter yang pro take note ya...

Penutup: jualan (MLM) ga usah pake cacian. Ada yang bilang yang sharing toksisitas Herbalife itu adalah yang kelebihan berat badan. Please deh, bisa kan bisnis yang bermartabat sedikit? Anda kalau punya toko atau buka praktek dokter kan nggak yang sibuk mencaci saingan anda bukan? Kadang lucu ngeliat orang MLM yang kalau jualannya diganggu-gugat terus pengkritiknya dikeroyok rame-rame. Disini yang aturannya ketat juga begitu lho. Tulisan-tulisan yang berbau anti-MLM biasanya yang ngeramein komennya adalah para MLM Warriors. Habis deh itu orang dicaci maki, dibilang a failure, pemfitnah, etc. Padahal boleh dong dia punya pendapat sendiri. Nggak pernah kan anda dengar orang yang bilang "Ngapain jualan bakso" dikeroyok rame-rame sama tukang bakso, atau orang yang bilang "Ngapain kerja dan jadi jongos orang lain" dibully netizen yang notabene pekerja kantoran? Chill out bro. Tiap orang ada rejekinya kok. Jangan melacurkan diri dan integritas anda demi duit sesaat. Peace out yo'!


2) Hulk Hogan Meme: http://www.etonline.com/news/185042_hulk_hogan_celebrates_gawker_court_case_win_with_a_wrestling_meme_of_himself/

3) Herbalife overclaim/miracle supplement video: http://abcnews.go.com/US/investigative-unit-2014-undercover-herbalife/story?id=27811094

4) DSA code of Ethic: http://www.dsa.org/consumerprotection/Code

5) Avon China bribe: http://fortune.com/2014/12/17/avon-bribery-probe-settlement/

6) Louis Ignarro: http://www.mlmwatch.org/04C/Herbalife/niteworks.html

7) Louis Ignarro: https://en.wikipedia.org/wiki/Louis_Ignarro

8) Nu Skin Vs Stanford University: http://www.reuters.com/article/us-nuskin-stanford-idUSBRE87F13W20120817

9) The NASA guy in cool shirt: http://nypost.com/2014/11/17/the-outrage-machine-insande-ado-about-sexist-shirt/

10) Bahaya mi instan:
http://www.theramenrater.com/2012/04/25/setting-the-record-straight-rampant-claims-of-instant-noodle-dangers/

https://www.reddit.com/r/ramen/comments/3mwmb1/discuss_please/

Bonus: Kata siapa orang MLM pada jahat-jahat? Mungkin para MLM warriors di Indonesia bisa belajar dari cerita mbak ini :) . Make love not war beibeh.

http://www.mandabutler.com/origami-owl-update-good-people-do-exist/

No comments:

Post a Comment

Search This Blog